Mahakarya Journal of Health Sciences
Published by PT Mahakarya Citra Utama Group
Preeklampsia menjadi penyumbang kematian ibu sebanyak 16% di dunia (WHO, 2025). Puskesmas Gedong Air menjadi salah satu wilayah kerja dengan preeklampsia tertinggi yaitu sebanyak 41 kasus (Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, 2024). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tinggi badan, interval kehamilan, riwayat keguguran, dan riwayat hipertensi gestasional dengan risiko preeklampsia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Gedong Air Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 85 ibu hamil trimester 2 dan 3 dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square serta Odds Ratio (OR) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil univariat menunjukkan mayoritas responden memiliki risiko preeklampsia rendah (70,6%), tinggi badan tinggi (71,8%), interval kehamilan pendek (75,3%), serta tanpa riwayat hipertensi gestasional (74,1%). Terdapat hubungan signifikan antara tinggi badan (p-value = 0,002; OR = 4,826), interval kehamilan (p-value = 0,001; OR = 5,231), riwayat keguguran (p-value = 0,001; OR = 5,417), dan riwayat hipertensi gestasional (p-value = 0,003; OR = 4,615) dengan risiko preeklampsia. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tinggi badan pendek, interval kehamilan panjang, riwayat keguguran, dan riwayat hipertensi gestasional berhubungan dengan peningkatan risiko preeklampsia pada ibu hamil. Hasil penelitian diharapkan dapat mendukung penguatan skrining risiko preeklampsia di puskesmas, menjadi tambahan referensi dan sumber informasi mengenai faktor riwayat medis dan obstetrik yang berhubungan dengan risiko preeklampsia, serta dapat dikembangkan pada sampel yang lebih besar dan wilayah yang lebih luas.
Akbar, H. (2023). Asuhan kebidanan kehamilan. Media Sains Indonesia.
Akbar, M. I. A. (2024). Preeklampsia. Airlangga University Press.
Andani, E. C., Aziz, M. A., & Mose, J. C. (2022). Risk factors of preeclampsia at Dupak Public Health Center Surabaya: Case control study. Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology, 14, 1–8.
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Dashe, J. S., Hoffman, B. L., Spong, C. Y., & Casey, B. M. (2022). Williams obstetrics (26th ed.). McGraw-Hill Education.
D, F. N. J. (2024). Hubungan jarak kehamilan (spacing) dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2023 [Skripsi/Karya Tulis Ilmiah].
Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. (2024). Profil kesehatan Kota Bandar Lampung Tahun 2024.
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2024). Profil kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2024 (Issue 44).
Dunne, J., Foo, D., Dachew, B. A., Duko, B., Gebremedhin, A. T., Nyadanu, S. D., & Pereira, G. (2024). Diabetic and hypertensive disorders following early pregnancy loss: A systematic review and meta-analysis. EClinicalMedicine, 71, 102560. https://doi.org/10.1016/j.eclinm.2024.102560
Hastono, S. P. (2020). Analisis data pada bidang kesehatan (Ed. 1). Rajawali Pers.
Juniarty, E., & Mandasari, P. (2023). Relationship of mother’s age and pregnancy distance with preeclampsia. Jurnal Kebidanan, 8(1).
Kemenkes RI. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2020). Pedoman pelayanan antenatal terpadu (Ed. 3). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2024). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kristanti, R., & Sari, Y. N. E. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5, 1271–1278.
Murthi, P., & Vaillancourt, C. (2018). Preeclampsia. Springer Science+Business Media.
Musoddaq, M. A., Hidayat, T., Riyanto, S., Kusumawardani, H. D., Mulyantoro, D. K., & Supadmi, S. (2024). Determinants of pregnancy loss among women of reproductive age in Indonesia. Jurnal Berkala Epidemiologi, 12(1), 54–61. https://doi.org/10.20473/jbe.v12i12024.54
Notoatmodjo, S. (2020). Metodologi penelitian kesehatan (Revisi). Rineka Cipta.
Pinzon, R. T., & Edi, D. W. R. (2021). Metodologi penelitian kesehatan (D. Prabantini, Ed.; Ed. 1). Penerbit ANDI.
Copyright (c) 2026 Ni Made Novalia Sawitri, Aprina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Mahakarya Journal of Health Sciences (MJHS) agree to the following terms:
By submitting and publishing in Mahakarya Journal of Health Sciences (MJHS), authors confirm that they have the right to grant this license and that the work is original and does not infringe upon the rights of any third party.
| ISSN |

| MOU |